Tanggul Krueng Peutoe Jebol, Gampong Kumbang LT Kembali Terendam Banjir
- calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
- visibility 246
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LHOKSUKON, GSN.COM – Banjir kembali merendam pemukiman warga di Gampong Kumbang LT, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (10/5/2026) malam. Luapan air dipicu oleh jebolnya tanggul Krueng Peutoe yang hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen dari pihak terkait.
Akibat banjir tersebut, sejumlah fasilitas vital di kawasan terdampak ikut terendam. Genangan air bahkan menyebabkan akses jalan utama penghubung Lhoksukon menuju Cot Girek lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan.
Pantauan di lapangan menunjukkan banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air yang terus meningkat. Pengendara sepeda motor terpaksa menerobos genangan air di tengah kondisi jalan yang gelap dan arus yang cukup deras.
Selain permukiman, banjir juga berdampak pada sektor pendidikan. Gedung Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah tersebut ikut tergenang, sehingga aktivitas belajar mengajar terancam terganggu apabila air belum segera surut.
Di sektor kesehatan, Puskesmas Buket Hagu turut terdampak banjir. Kondisi ini dikhawatirkan menghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.
Warga setempat mengaku khawatir banjir akan terus berulang selama tanggul Krueng Peutoe belum diperbaiki secara menyeluruh. Menurut mereka, kerusakan tanggul sudah lama terjadi dan menjadi penyebab utama meluapnya air sungai saat hujan deras mengguyur kawasan hulu.
“Kami sangat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki tanggul ini. Jika terus dibiarkan, setiap hujan deras turun, kami akan selalu menjadi korban,” ujar salah seorang warga Gampong Kumbang LT.
Hingga berita ini diturunkan, air masih menggenangi rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Debit air sungai yang masih tinggi membuat warga tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan.
Masyarakat kini mulai mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman sambil berharap adanya bantuan dan penanganan cepat dari pemerintah daerah.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar