Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Daerah » Seba serbi » Rumah Korban Banjir Belum Dibangun, Bupati Aceh Utara Dorong BNPB Bertindak Cepat

Rumah Korban Banjir Belum Dibangun, Bupati Aceh Utara Dorong BNPB Bertindak Cepat

  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LHOKSUKON, GSN.COM – Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana segera mempercepat realisasi bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah bagi warga penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Permintaan tersebut disampaikan Ayah Wa saat menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Pusat, Jarwansah, di Pendopo Bupati Aceh Utara, Kamis (21/5/2026). Dalam pertemuan itu, Bupati turut didampingi Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara, Fauzan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah mengusulkan sebanyak 63.238 unit rumah atau Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir kepada Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Jakarta.

“Bupati meminta BNPB mempercepat proses realisasi bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah penyintas banjir, baik kategori rusak berat, sedang maupun ringan,” ujar Muntasir.

Ia menjelaskan, dari total usulan tersebut terdiri atas 7.247 unit rumah rusak berat, 18.691 unit rumah rusak sedang, dan 37.300 unit rumah rusak ringan.

Pemerintah Aceh Utara telah mengajukan usulan bantuan dalam tiga tahap. Tahap pertama melalui surat Nomor 460/250 tertanggal 3 Maret 2026 dengan total 667 unit rumah, meliputi 159 rumah rusak berat, 145 rumah rusak sedang, dan 363 rumah rusak ringan.

Tahap kedua diajukan melalui surat Nomor 460/332 tertanggal 25 Maret 2026 sebanyak 4.043 unit rumah, terdiri atas 866 rumah rusak berat, 1.685 rumah rusak sedang, dan 1.492 rumah rusak ringan.

Sementara tahap ketiga melalui surat Nomor 460/572 tertanggal 29 April 2026 mencakup 58.528 unit rumah, dengan rincian 6.222 rumah rusak berat, 16.861 rumah rusak sedang, dan 35.445 rumah rusak ringan.

Muntasir menambahkan, saat ini masih terdapat 35.757 unit rumah dari total rencana usulan 98.995 rumah atau KK yang sedang dalam proses validasi dan penyepadanan data.

“Data tersebut akan diusulkan pada tahap IV dan tahap berikutnya hingga seluruh warga terdampak banjir yang rumahnya rusak mendapatkan bantuan,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less