Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

  • account_circle Mul.BB
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat menilai keputusan Bupati Ismail A. Jalil (Ayahwa) melakukan pengukuran ulang HGU PTPN IV sebagai langkah konkret berpihak pada petani.

ACEH UTARA | GMSNews.com—Di tengah membaranya isu konflik agraria antara petani dan PTPN IV Regional Enam di wilayah Cot Girek, Langkahan, dan Pirak Timu, suara dukungan datang dari parlemen daerah. Hendra Yuliansyah, Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat, memuji kepemimpinan Bupati Ismail A. Jalil (Ayahwa) yang dinilai mampu meredam ketegangan melalui pendekatan yang bijak dan solutif.

Menurut Hendra, kehadiran langsung Bupati Ayahwa ke lokasi aksi demonstrasi petani menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tidak berpangku tangan. Ia menilai langkah cepat bupati dalam menindaklanjuti tuntutan petani lewat pengukuran ulang Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV adalah wujud keberpihakan pada masyarakat kecil.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Ayahwa. Instruksi beliau untuk mengukur ulang lahan HGU PTPN IV adalah keputusan tepat dan berani. Dengan begitu, akan jelas batas antara lahan perusahaan dan milik rakyat,” ujar Hendra Yuliansyah, Selasa (14/10/2025).

Hendra menegaskan bahwa langkah tersebut harus didukung penuh oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRK yang kini sedang bekerja menangani persoalan lahan di Aceh Utara. Ia berharap, dalam waktu dua bulan ke depan, seluruh proses dapat diselesaikan secara komprehensif dan berkeadilan.

“Kami di DPRK siap mendukung penuh kebijakan ini agar tuntas. Harapannya, lahan masyarakat yang selama ini masuk kawasan HGU dapat dikembalikan. Masyarakat harus mendapat hak atas tanah yang mereka garap bertahun-tahun,”tegas politisi muda Partai Demokrat itu.

Beberapa waktu lalu, situasi di Cot Girek sempat memanas. Puluhan petani turun ke jalan menuntut kejelasan hak atas lahan. Namun situasi berubah saat Ayahwa datang langsung menemui massa. Tanpa pengawalan berlebihan, ia berdialog langsung dan menyampaikan pesan yang menyejukkan.

“Saya pastikan, saya berada di pihak petani. Saya dukung petani,”kata Ayahwa di hadapan para demonstran.

Bagi Hendra, dengan gaya kepemimpinan sikap terbuka dan komunikatif itu menjadi modal penting dalam meredakan konflik sosial. Ia menyebutnya sebagai wujud “kepemimpinan tangan dingin” — istilah yang kini identik dengan gaya Ayahwa dalam menangani persoalan publik.

“Tidak banyak kepala daerah yang mau turun langsung seperti itu. Ayahwa menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat, bukan hanya berbicara di ruang rapat,” tutur Hendra.

Konflik antara PTPN IV dan petani di Aceh Utara telah berlangsung lama. Persoalan batas lahan dan hak guna usaha seringkali menjadi pemicu ketegangan. Namun kini, langkah konkret pemerintah daerah membuka peluang baru untuk penyelesaian yang damai dan transparan.

Hendra optimis, jika pengukuran ulang berjalan sesuai rencana, masyarakat akan segera kembali menggarap lahan tanpa rasa khawatir. “Kita ingin konflik ini benar-benar tuntas. Jangan ada lagi petani yang merasa asing di tanah sendiri,” ujarnya.

Hendra optimis, jika pengukuran ulang berjalan sesuai rencana, masyarakat akan segera kembali menggarap lahan tanpa rasa khawatir. “Kita ingin konflik ini benar-benar tuntas. Jangan ada lagi petani yang merasa asing di tanah sendiri,” ujarnya.

Dengan dukungan legislatif dan keberanian eksekutif, Aceh Utara berpotensi menjadi contoh daerah yang berhasil menyelesaikan konflik agraria melalui jalan dialog dan kebijakan berpihak rakyat.

Dan bagi para petani Cot Girek, Langkahan, dan Pirak Timu, kisah ini bukan sekadar berita, melainkan harapan baru bahwa keadilan agraria memang masih mungkin diperjuangkan. (Red)

  • Penulis: Mul.BB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mensos RI Salurkan Bantuan Santunan bagi Ratusan Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara

    Mensos RI Salurkan Bantuan Santunan bagi Ratusan Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Mensos RI Serahkan Santunan kepada 270 Ahli Waris Korban Banjir di Aceh Utara

  • BMU Pusat Tolak Konser 25 Oktober di Banda Aceh, Tegaskan Komitmen terhadap Syariat Islam

    BMU Pusat Tolak Konser 25 Oktober di Banda Aceh, Tegaskan Komitmen terhadap Syariat Islam

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, GMSNews.com – Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana konser musik yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2025 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Penolakan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal BMU Pusat, Tgk. Zainuddin MZ, Al-Biruny, yang akrab disapa Teungku Z, pada Kamis (23/10/2025). “Kita sangat menghargai seni […]

  • Satgas Pengendalian Harga Beras Sidak Pasar Lhoksukon, Pastikan Harga Sesuai HET

    Satgas Pengendalian Harga Beras Sidak Pasar Lhoksukon, Pastikan Harga Sesuai HET

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LHOKSUKON, GMSNews.com – Dalam upaya menjaga stabilitas dan pengendalian harga bahan pokok di wilayah Aceh Utara, Subdit I Indagsi Reskrimsus Polda Aceh didampingi Satreskrim Polres Aceh Utara bersama Satgas Pengendalian Harga Beras Daerah Aceh serta dinas terkait Pemkab Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras di pasar terpadu Kota Lhoksukon, Jumat (24/10). Kegiatan dipimpin Kasubdit […]

  • Antisipasi Curanmor Saat Tarawih, Polres Lhokseumawe Patroli Masjid

    Antisipasi Curanmor Saat Tarawih, Polres Lhokseumawe Patroli Masjid

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 44
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE. GSNews.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Lhokseumawe melaksanakan kegiatan patroli terpadu saat pelaksanaan ibadah Shalat Tarawih di sejumlah masjid di wilayah hukumnya, Minggu (8/3/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut melibatkan personel piket fungsi Polres Lhokseumawe dan dipimpin oleh Perwira Pengawas […]

  • SPPG Matang Kuli Aceh Utara Gencarkan Program Gizi Seimbang, Dorong Pemberdayaan UMKM Lokal

    SPPG Matang Kuli Aceh Utara Gencarkan Program Gizi Seimbang, Dorong Pemberdayaan UMKM Lokal

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Aceh Utara, GMSNews.com – Upaya meningkatkan kualitas gizi anak sekolah terus diperkuat oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Matangkuli. Pada Selasa (30/9/2025), lembaga ini kembali menghadirkan menu sehat berupa nasi putih, tahu goreng, sayur capcay, udang saus asam manis, dan buah pisang sebagai pelengkap. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi setiap hari, […]

  • Bupati Aceh Utara Salurkan 1.123 Ekor Sapi Bantuan Presiden untuk Warga

    Bupati Aceh Utara Salurkan 1.123 Ekor Sapi Bantuan Presiden untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 23
    • 0Komentar

    LHOKSUKON, GSN.com – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., menyalurkan sebanyak 1.123 ekor sapi bantuan dari Prabowo Subianto kepada kelompok masyarakat (pokmas) di 852 gampong di wilayah Aceh Utara, Rabu (18/3/2026). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, […]

expand_less