Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
- account_circle Mul.BB
- calendar_month Senin, 9 Mar 2026
- visibility 137
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lhokseumawe. GSNews.com – Muhammad Adam resmi dipercaya menakhodai Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam Musyawarah Besar (Mubes) Alumni yang digelar di Aula Rektorat kampus, Senin (9/3/2026).
Mubes tersebut dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan dan daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus merumuskan arah baru organisasi alumni agar semakin solid dan berkontribusi bagi kemajuan kampus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag, bersama jajaran pimpinan rektorat serta para pimpinan fakultas. Kehadiran pimpinan kampus menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan peran alumni dalam mendorong perkembangan universitas.
Sidang Mubes dipimpin Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Nazaruddin, S.Sos.I., M.Ag, didampingi Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Muhammad Daud, SE., MSM serta Ketua Ikatan Alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dr. Muhammad Fuadi, S.Pd., M.Pd.
Dalam suasana musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, para alumni sepakat mendorong terbentuknya kepengurusan yang lebih solid dan mampu memperkuat jejaring antar lulusan.
Dalam sambutannya, Muhammad Adam menyampaikan bahwa organisasi alumni memiliki peran strategis dalam menjembatani hubungan antara kampus, alumni, dan masyarakat. Ia berharap para alumni UIN Sultanah Nahrasiyah dapat semakin kompak dan aktif berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi hingga pembangunan daerah.
“Alumni merupakan kekuatan besar yang dimiliki kampus. Dengan jaringan yang luas dan latar belakang profesi yang beragam, alumni dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, membuka peluang kerja bagi lulusan baru, serta memperkuat reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Adam.
Menurutnya, organisasi alumni juga dapat menjadi ruang kolaborasi untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan profesional, serta menginisiasi berbagai program pengembangan kampus seperti pemberian beasiswa, mentoring mahasiswa, hingga dukungan terhadap riset dan inovasi.
Muhammad Adam sendiri merupakan alumni UIN Lhokseumawe yang memiliki rekam jejak pendidikan dan pengalaman yang luas. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Lhokseumawe, kemudian melanjutkan studi magister di Flinders University, Australia, pada bidang Educational Leadership and Management.
Pria kelahiran Aceh Utara, 1 Oktober 1987 tersebut juga pernah menerima sejumlah penghargaan internasional, di antaranya beasiswa Australia Awards dari Pemerintah Australia serta mengikuti program pertukaran tokoh muda Muslim Indonesia–Australia.
Dalam perjalanan kariernya, Adam pernah menjabat sebagai Program Manager di Kedutaan Besar Australia di Jakarta dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial serta pendidikan. Saat ini ia juga berperan sebagai tenaga ahli di DPR RI.
Dengan latar belakang pendidikan global, pengalaman organisasi yang luas, serta jaringan yang kuat, para alumni berharap kepemimpinan Muhammad Adam mampu membawa Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menjadi organisasi yang lebih progresif, solid, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan kampus serta kemajuan masyarakat.
- Penulis: Mul.BB

Saat ini belum ada komentar