Dana Milad Samudera Pasai ke-800 Aceh Utara Baru Terkumpul 30 Persen, Panitia Jelaskan Sumber Pembiayaan
- account_circle Muliadi
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- visibility 92
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ACEH UTARA, GSNnews.com – Dana untuk membiayai seluruh rangkaian kegiatan Milad Samudera Pasai ke-800 di Kabupaten Aceh Utara hingga 9 September 2026 baru terkumpul sekitar 30 persen dari total kebutuhan yang diperkirakan mencapai Rp2,1 miliar.
Bendahara Panitia Milad Samudera Pasai ke-800, Tgk. Muslim, mengatakan pembiayaan kegiatan tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara. Pendanaan saat ini mengandalkan swadaya masyarakat serta dukungan perusahaan, pihak swasta, tokoh masyarakat, partai politik, dan kontribusi pribadi sejumlah pihak.
Penjelasan tersebut disampaikan Tgk. Muslim dalam pertemuan silaturahmi dengan sejumlah wartawan dan perwakilan media di Aula Gedung Kesbangpol Aceh Utara, Rabu (9/9/2026). Ia hadir bersama Misbahul Munir dan sejumlah anggota panitia lainnya.
Menurut Tgk. Muslim, penggunaan APBK sebelumnya memang tercantum dalam rencana awal pembiayaan Milad Samudera Pasai ke-800. Namun, rencana tersebut tidak direalisasikan karena adanya persoalan regulasi dan dasar hukum penganggaran.
“Yang dilakukan adalah partisipasi, baik tenaga maupun materi. Secara materi, mereka menyumbang secara personal,” ujar Tgk. Muslim.
Ia menegaskan bahwa sumbangan dari sejumlah pejabat maupun aparatur pemerintah yang berpartisipasi merupakan kontribusi pribadi dan tidak bersumber dari anggaran dinas maupun APBK.
Dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp2,1 miliar dan dana yang baru terkumpul sekitar 30 persen, panitia masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan daerah, perusahaan swasta, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk membantu pelaksanaan kegiatan.
Tgk. Muslim menjelaskan bahwa setiap proposal yang diajukan kepada panitia tidak secara otomatis memperoleh bantuan sesuai nominal yang tercantum di dalamnya.
Panitia memiliki tim verifikasi yang akan menilai kebutuhan setiap kegiatan. Verifikasi dilakukan berdasarkan kebutuhan riil dan, bila diperlukan, melalui pengecekan langsung ke lapangan sebelum menentukan besaran dana yang akan diberikan.
“Proposal tidak otomatis mendapatkan bantuan sesuai nominal yang diajukan. Ada tim yang melakukan verifikasi berdasarkan kebutuhan kegiatan,” jelasnya.
Menurut panitia, mekanisme tersebut diterapkan agar dana yang tersedia dapat digunakan secara efektif sesuai kebutuhan serta mencegah pemborosan dalam pelaksanaan seluruh rangkaian Milad Samudera Pasai ke-800.
Pertemuan dengan media tersebut juga ditegaskan bukan merupakan konferensi pers resmi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan panitia. Forum tersebut merupakan kegiatan silaturahmi sekaligus penyampaian informasi mengenai persiapan kegiatan serta kondisi sumber dan status pendanaan Milad Samudera Pasai ke-800.
Panitia berharap dukungan dari berbagai pihak terus bertambah sehingga seluruh rangkaian peringatan 800 tahun Samudera Pasai di Aceh Utara dapat terlaksana sesuai rencana.
- Penulis: Muliadi
