Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

  • account_circle Mul.BB
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat menilai keputusan Bupati Ismail A. Jalil (Ayahwa) melakukan pengukuran ulang HGU PTPN IV sebagai langkah konkret berpihak pada petani.

ACEH UTARA | GMSNews.com—Di tengah membaranya isu konflik agraria antara petani dan PTPN IV Regional Enam di wilayah Cot Girek, Langkahan, dan Pirak Timu, suara dukungan datang dari parlemen daerah. Hendra Yuliansyah, Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat, memuji kepemimpinan Bupati Ismail A. Jalil (Ayahwa) yang dinilai mampu meredam ketegangan melalui pendekatan yang bijak dan solutif.

Menurut Hendra, kehadiran langsung Bupati Ayahwa ke lokasi aksi demonstrasi petani menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tidak berpangku tangan. Ia menilai langkah cepat bupati dalam menindaklanjuti tuntutan petani lewat pengukuran ulang Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV adalah wujud keberpihakan pada masyarakat kecil.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Ayahwa. Instruksi beliau untuk mengukur ulang lahan HGU PTPN IV adalah keputusan tepat dan berani. Dengan begitu, akan jelas batas antara lahan perusahaan dan milik rakyat,” ujar Hendra Yuliansyah, Selasa (14/10/2025).

Hendra menegaskan bahwa langkah tersebut harus didukung penuh oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRK yang kini sedang bekerja menangani persoalan lahan di Aceh Utara. Ia berharap, dalam waktu dua bulan ke depan, seluruh proses dapat diselesaikan secara komprehensif dan berkeadilan.

“Kami di DPRK siap mendukung penuh kebijakan ini agar tuntas. Harapannya, lahan masyarakat yang selama ini masuk kawasan HGU dapat dikembalikan. Masyarakat harus mendapat hak atas tanah yang mereka garap bertahun-tahun,”tegas politisi muda Partai Demokrat itu.

Beberapa waktu lalu, situasi di Cot Girek sempat memanas. Puluhan petani turun ke jalan menuntut kejelasan hak atas lahan. Namun situasi berubah saat Ayahwa datang langsung menemui massa. Tanpa pengawalan berlebihan, ia berdialog langsung dan menyampaikan pesan yang menyejukkan.

“Saya pastikan, saya berada di pihak petani. Saya dukung petani,”kata Ayahwa di hadapan para demonstran.

Bagi Hendra, dengan gaya kepemimpinan sikap terbuka dan komunikatif itu menjadi modal penting dalam meredakan konflik sosial. Ia menyebutnya sebagai wujud “kepemimpinan tangan dingin” — istilah yang kini identik dengan gaya Ayahwa dalam menangani persoalan publik.

“Tidak banyak kepala daerah yang mau turun langsung seperti itu. Ayahwa menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat, bukan hanya berbicara di ruang rapat,” tutur Hendra.

Konflik antara PTPN IV dan petani di Aceh Utara telah berlangsung lama. Persoalan batas lahan dan hak guna usaha seringkali menjadi pemicu ketegangan. Namun kini, langkah konkret pemerintah daerah membuka peluang baru untuk penyelesaian yang damai dan transparan.

Hendra optimis, jika pengukuran ulang berjalan sesuai rencana, masyarakat akan segera kembali menggarap lahan tanpa rasa khawatir. “Kita ingin konflik ini benar-benar tuntas. Jangan ada lagi petani yang merasa asing di tanah sendiri,” ujarnya.

Hendra optimis, jika pengukuran ulang berjalan sesuai rencana, masyarakat akan segera kembali menggarap lahan tanpa rasa khawatir. “Kita ingin konflik ini benar-benar tuntas. Jangan ada lagi petani yang merasa asing di tanah sendiri,” ujarnya.

Dengan dukungan legislatif dan keberanian eksekutif, Aceh Utara berpotensi menjadi contoh daerah yang berhasil menyelesaikan konflik agraria melalui jalan dialog dan kebijakan berpihak rakyat.

Dan bagi para petani Cot Girek, Langkahan, dan Pirak Timu, kisah ini bukan sekadar berita, melainkan harapan baru bahwa keadilan agraria memang masih mungkin diperjuangkan. (Red)

  • Penulis: Mul.BB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Kota Lhokseumawe Gelar Rapat Kerja

    PWI Kota Lhokseumawe Gelar Rapat Kerja

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PWI Kota Lhokseumawe Gelar Rapat Kerja Lhokseumawe, GMSNews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan Rapat Kerja Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor PWI Lhokseumawe pada Rabu, (14/10/2025). Kegiatan ini tak sekadar menjadi forum evaluasi tahunan, tetapi juga menjadi momen strategis untuk refleksi, konsolidasi, serta perumusan arah pengembangan organisasi, baik secara […]

  • Usai Terpilih Lagi, Irwansyah Fokus Satukan Warga dan Perkuat Ketahanan Pangan

    Usai Terpilih Lagi, Irwansyah Fokus Satukan Warga dan Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Aceh Utara, GMSNews.com— Irwansyah kembali terpilih sebagai Geuchik Gampong Matang Panyang, Kecamatan Baktiya Barat, dalam pemilihan yang berjalan kondusif dengan tingkat partisipasi pemilih lebih dari 80 persen. Kemenangannya menandai awal dari babak baru pembangunan desa, sekaligus harapan akan semakin kuatnya persatuan masyarakat pascapemilihan. Dalam pernyataannya, Irwansyah menegaskan bahwa masa jabatan kedua ini akan diisi dengan […]

  • Polres Aceh Utara Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Blokade Jalan Sawit di Cot Girek

    Polres Aceh Utara Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Blokade Jalan Sawit di Cot Girek

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Aceh Utara, GMSNews.com – Ratusan warga dari Kecamatan Cot Girek dan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, terus melanjutkan aksi blokade jalan keluar masuk truk pengangkut buah sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 6. Aksi protes terkait konflik agraria itu sudah berlangsung sejak Sabtu (27/9/2025) dan hingga Rabu (1/10/2025) masih berlanjut. Massa yang tergabung […]

  • Aipda Maulizar Terima Piagam Penghargaan atas Aksi Heroik Selamatkan Warga dari Banjir Bandang di Sawang

    Aipda Maulizar Terima Piagam Penghargaan atas Aksi Heroik Selamatkan Warga dari Banjir Bandang di Sawang

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle (*)
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Lhokseumawe, GSN.com – Seorang personel Kepolisian Resor Lhokseumawe dari Polsek Sawang, Aipda Maulizar, menerima piagam penghargaan atas dedikasi luar biasa dan aksi heroik dalam misi kemanusiaan saat bencana banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Sawang. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya atas keberanian Aipda Maulizar yang mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan warga yang terjebak […]

  • Polres Aceh Utara Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Tidak Perlu Panic Buying BBM

    Polres Aceh Utara Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Tidak Perlu Panic Buying BBM

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 233
    • 0Komentar

    LHOKSUKON. GMSNews.com – Polres Aceh Utara mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying di tengah beredarnya isu keterbatasan BBM yang dikaitkan dengan konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan […]

  • Banjir Deras Sambar Pengendara, Satu Warga Aceh Utara Meninggal Dunia

    Banjir Deras Sambar Pengendara, Satu Warga Aceh Utara Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Lhoksukon , GMSNews.com – Banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara kembali menelan korban jiwa. Seorang warga Gampong Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus deras pada Rabu (26/11/2025). Korban diketahui bernama M. Afdalil (27). Peristiwa tragis itu terjadi saat ia melintasi jalan persawahan yang sudah tergenang […]

expand_less