Aceh Utara, GMSNews.com — Suasana demokrasi di tingkat gampong kembali terasa hangat di Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara. Ratusan warga Gampong Matang Paya memadati Meunasah sejak pagi untuk mengikuti Pemilihan Geuchik (Kepala Desa) periode 2025–2031, Kamis (13/11/2025).
Pemilihan yang digelar Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) ini berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Proses pemungutan serta penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan transparan di bawah pengawasan aparat desa, saksi masing-masing calon, serta unsur keamanan dari Muspika Baktiya Barat.
Ketua Panitia P2G, Misbahul Munir, menjelaskan bahwa terdapat empat calon geuchik yang bersaing dalam kontestasi kali ini, yakni:
1. Rizwan — 144 suara
2. Zulkhairi — 74 suara
3. Mandahri — 41 suara
4. Munadir — 133 suara
Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 479 orang, tercatat 394 warga hadir memberikan hak pilih. Hasil akhir menunjukkan 392 suara sah dan 2 suara rusak. Dengan hasil tersebut, Rizwan unggul dan kembali terpilih sebagai Geuchik Gampong Matang Paya periode 2025–2031, setelah sebelumnya juga menjabat pada periode pertama.
“Alhamdulillah, pelaksanaan pemilihan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ini bukti bahwa masyarakat Matang Paya semakin dewasa dalam berdemokrasi,” ujar Misbahul Munir, Ketua Panitia Pemilihan Geuchik.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses pemilihan dilaksanakan sesuai arahan dari Kantor Camat Baktiya Barat dan mengikuti ketentuan Qanun Aceh tentang Tata Cara Pemilihan Geuchik.

Usai dinyatakan menang, Rizwan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang kembali memberikan kepercayaan untuk memimpin Gampong Matang Paya enam tahun ke depan.
“Dengan terpilihnya kembali saya berharap dapat membangun Gampong Matang Paya lebih baik lagi. Semua masyarakat tanpa pilih kasih akan kita layani dan rangkul untuk bersama membangun desa ini,” ujarnya.
Rizwan menegaskan akan fokus pada pembangunan sektor pertanian, perekonomian, dan infrastruktur desa. Ia juga menyebutkan beberapa program prioritas, seperti:
Penguatan BUMG (Badan Usaha Milik Gampong) yang sudah berjalan, Pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi masyarakat, Serta peningkatan partisipasi warga dalam pembangunan berbasis gotong royong.
“Harapan saya, masyarakat tetap kompak sebagaimana semangat pada pesta demokrasi hari ini — damai, meriah, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.
Pemilihan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga penghitungan selesai sekitar pukul 16.00 WIB itu berlangsung tertib. Tidak ada gangguan berarti selama proses berlangsung. Masyarakat terlihat antusias dan menghormati hasil akhir dengan sikap dewasa.
Dengan terpilihnya kembali Rizwan sebagai Geuchik Gampong Matang Paya, masyarakat berharap kepemimpinan periode 2025–2031 dapat membawa desa menuju arah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Pemilihan yang berlangsung damai dan demokratis ini menjadi cerminan bahwa kesadaran politik masyarakat di tingkat gampong semakin matang, serta menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di Aceh Utara.
