Aceh Utara, GMSNews.com— Irwansyah kembali terpilih sebagai Geuchik Gampong Matang Panyang, Kecamatan Baktiya Barat, dalam pemilihan yang berjalan kondusif dengan tingkat partisipasi pemilih lebih dari 80 persen. Kemenangannya menandai awal dari babak baru pembangunan desa, sekaligus harapan akan semakin kuatnya persatuan masyarakat pascapemilihan.

Dalam pernyataannya, Irwansyah menegaskan bahwa masa jabatan kedua ini akan diisi dengan kerja nyata tanpa kesan berlebihan. Ia menegaskan bahwa seluruh langkah ke depan harus tetap berakar pada kepercayaan warga yang telah memberikan dukungan penuh.

“Selama ini kita sudah bekerja semaksimal mungkin. Sekarang yang terpenting adalah menjaga kepercayaan masyarakat dan para ibu-ibu yang selalu mendukung,” ungkap Irwansyah.

Fokus Program Baru: Ekonomi Masyarakat & Ketahanan Pangan. Sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan daerah, Irwansyah memprioritaskan program pembangunan berbasis kesejahteraan jangka panjang, meliputi:

Pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan ketahanan pangan, pemerataan pembangunan infrastruktur desa.

Matang Panyang memiliki wilayah seluas 234 hektare, termasuk 102 hektare area persawahan. Dengan populasi 1.843 jiwa, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) berada pada angka 714 orang, dan sebanyak 591 warga hadir menggunakan hak pilihnya.

Irwansyah menegaskan bahwa masyarakat menengah ke bawah tetap akan menjadi prioritas utama pembangunan.

“Tidak mudah untuk mewujudkannya secara menyeluruh, tetapi itu komitmen kita. Warga telah berupaya keras mendukung calon masing-masing selama pemilihan, sehingga wajar terjadi perbedaan pendapat. Sekarang saatnya kita bersatu kembali, membangun Matang Panyang tanpa perpecahan,” tegasnya.

Dorong Kemandirian Desa Lewat Koperasi Merah PutihSebagai bagian dari penguatan ekonomi, Irwansyah menginisiasi pendirian Koperasi Merah Putih. Ia mengaku saat ini tengah mencari lokasi yang tepat untuk pembangunan kantor koperasi tersebut.

“Kita tetap berupaya mencari lokasi terbaik. Koperasi ini nantinya menjadi pondasi ekonomi masyarakat dan bagian dari upaya mendukung Aceh Utara untuk bangkit,” tambahnya.

Ketua Panitia Pemilihan Geuchik (P2G), Muhammad Faddli atau Poelem, menegaskan bahwa seluruh proses pemilihan berlangsung tertib sejak persiapan di tanggal 14 Oktober 2025.

“Terdapat 5 calon geuchik dengan DPT 728 orang. Partisipasi masyarakat mencapai lebih dari 80 persen. Suara sah sebanyak 586 dan tidak sah 5 suara. Nomor urut 4 memperoleh 270 suara dan terpilih kembali,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa geuchik terpilih adalah pemimpin seluruh warga, bukan hanya pendukungnya.

“Tidak ada lagi sentimen antar pendukung. Geuchik yang menang adalah geuchik Gampong Matang Panyang, bukan milik kelompok tertentu. Dari awal hingga akhir, semua berjalan aman dan terkendali,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan Irwansyah yang memasuki periode kedua, warga Matang Panyang menaruh harapan baru pada pembangunan yang lebih merata, ekonomi yang lebih kuat, serta hubungan sosial yang kembali harmonis pascapemilihan.

Irwansyah menutup pesannya dengan ajakan untuk merajut kembali kebersamaan:“Mari kita kembali bersatu, membangun Matang Panyang yang lebih baik untuk semua.” (Red)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *