Produk Lokal Tanah Pasir Dipamerkan dalam Milad ke-800 Aceh Utara
- account_circle Muliadi
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- visibility 49
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ACEH UTARA, GSNnews.com – Pameran produk lokal dalam rangka Milad ke-800 Aceh Utara di Kecamatan Tanah Pasir menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi UMKM sekaligus melestarikan kerajinan tradisional masyarakat Selasa 8/9/2026.
Berbagai produk hasil karya masyarakat Tanah Pasir ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari parang, pisau, cangkul, gerabah, capah hingga sejumlah kerajinan berbahan tanah liat.
Camat Tanah Pasir, Fadli, S.STP., MPA, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-800 Aceh Utara, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk lokal agar semakin dikenal masyarakat.
Menurut Fadli, keberadaan produk-produk tradisional yang masih dibuat masyarakat menunjukkan bahwa Kecamatan Tanah Pasir memiliki potensi ekonomi sekaligus kekayaan keterampilan yang perlu terus dikembangkan.
“Pameran ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan hasil kerajinan dan produk lokal. Kita berharap produk masyarakat Tanah Pasir semakin dikenal dan mampu berkembang,” ujar Fadli.
Salah satu potensi yang ditampilkan dalam pameran adalah kerajinan pande besi. Sejumlah perajin masih mempertahankan keterampilan membuat peralatan berbahan besi, seperti parang, pisau dan cangkul.
Keterampilan tersebut telah diwariskan secara turun-temurun. Di tengah masyarakat juga berkembang cerita mengenai Tanah Pasir yang pada masa lalu dikenal memiliki perajin besi dengan kemampuan membuat berbagai peralatan, termasuk senjata tradisional.
Warisan keterampilan tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Selain kerajinan besi, produk berbahan tanah liat seperti gerabah dan capah juga menjadi bagian dari produk yang diperkenalkan kepada pengunjung.
Fadli berharap pengembangan UMKM di Tanah Pasir mendapat perhatian dan pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui dinas terkait.
Dukungan tersebut dinilai penting, terutama dalam peningkatan kualitas produk, peralatan produksi, kemasan, promosi hingga perluasan pemasaran.
“Kita berharap ada dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan, sehingga para pelaku UMKM bisa meningkatkan kualitas produknya dan memperluas pemasaran,” katanya.
Menurutnya, produk tradisional tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat.
Karena itu, pengembangan UMKM di Tanah Pasir diharapkan tetap mempertahankan karakter lokal sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing tanpa kehilangan ciri khas daerah.
Pameran produk lokal dalam rangka Milad ke-800 Aceh Utara diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi para perajin dan pelaku UMKM Tanah Pasir.
Produk yang selama ini lebih banyak dikenal di lingkungan sekitar diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui promosi dan dukungan pemerintah.
Fadli menegaskan, pemerintah kecamatan akan terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal yang dimiliki.
Dengan perpaduan antara pelestarian budaya dan pengembangan UMKM, kerajinan pande besi, gerabah, capah serta produk lokal lainnya diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat Tanah Pasir sekaligus menjaga warisan keterampilan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
- Penulis: Muliadi
