Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Daerah » Seba serbi » Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Saluran Pembuangan di Baktiya

Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Saluran Pembuangan di Baktiya

  • account_circle Mul.BB
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LHOKSUKON. GMSNews.com – Seorang bocah berusia 7 tahun bernama Iqbal ditemukan meninggal dunia di saluran pembuangan di Dusun Peutuwah Leman, Gampong Meunasah Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Jumat malam (6/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H melalui Kapolsek Baktiya Iptu Agus Maulizar menyampaikan bahwa pihak kepolisian turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa korban dan keluarga.

“Kami dari Polsek Baktiya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Iptu Agus Maulizar.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, peristiwa tersebut bermula pada Jumat (6/3) sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban keluar dari rumah untuk bermain excavator mainan di pinggir saluran buangan atau alur kecil yang berada di samping rumahnya.

Namun hingga menjelang waktu berbuka puasa sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga membuat pihak keluarga khawatir dan mulai melakukan pencarian.

Ayah korban kemudian keluar rumah untuk mencari anaknya dan bertemu dengan seorang warga bernama Ibrahim Ahmad. Saat itu saksi menanyakan kepada ayah korban siapa yang sedang dicari menjelang waktu berbuka puasa.

“Ketika ditanya, ayah korban menyampaikan bahwa dirinya sedang mencari anaknya, Iqbal, yang belum pulang ke rumah. Mendengar hal tersebut, saksi Ibrahim Ahmad kemudian menyampaikan bahwa sekitar pukul 17.00 WIB dirinya sempat melihat korban sedang bermain excavator mainan di pinggir saluran buangan di samping rumahnya,” jelas Kapolsek.

Mendengar informasi tersebut, ayah korban bersama saksi kemudian menuju ke lokasi yang dimaksud untuk memastikan keberadaan korban. Keduanya lalu turun ke dalam saluran buangan tersebut untuk melakukan pencarian.

Saat melakukan pencarian di dalam aliran air dengan kedalaman sekitar 160 cm, saksi Ibrahim Ahmad menemukan tubuh korban di dalam saluran tersebut.

“Korban kemudian langsung diangkat ke atas pinggir alur buangan. Saat diperiksa, kondisi tubuh korban sudah kaku, wajah pucat, dan setelah dicek nadinya sudah tidak berdetak. Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga,” ungkap Iptu Agus.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Baktiya juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terlebih di sekitar saluran air, sungai, maupun lokasi yang berpotensi membahayakan.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi aktivitas anak-anak ketika bermain di luar rumah. Pastikan anak tidak bermain di area berbahaya seperti saluran air, sungai, maupun tempat yang berisiko lainnya, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.

  • Penulis: Mul.BB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Baktiya Barat dan Bhayangkari Berbagi Ratusan Takjil, Jangkau Warga Hingga Door to Door

    Polsek Baktiya Barat dan Bhayangkari Berbagi Ratusan Takjil, Jangkau Warga Hingga Door to Door

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 201
    • 0Komentar

    ACEH UTARA, GSN.com – Kepedulian terhadap masyarakat di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Personel Polsek Baktiya Barat bersama Bhayangkari Ranting Baktiya Barat membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat, Rabu (11/3/2025) sore. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Baktiya Barat, Iptu Feri Suyatna, itu dipusatkan di depan Mapolsek Baktiya Barat, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten […]

  • Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

    Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat menilai keputusan Bupati Ismail A. Jalil (Ayahwa) melakukan pengukuran ulang HGU PTPN IV sebagai langkah konkret berpihak pada petani. ACEH UTARA | GMSNews.com—Di tengah membaranya isu konflik agraria antara petani dan PTPN IV Regional Enam di wilayah Cot Girek, Langkahan, dan Pirak Timu, suara dukungan datang […]

  • Kobarkan Semangat Persatuan, Polres Aceh Utara Gelar Upacara Peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda

    Kobarkan Semangat Persatuan, Polres Aceh Utara Gelar Upacara Peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kobarkan Semangat Persatuan, Polres Aceh Utara Gelar Upacara Peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda

    LHOKSUKON,GMSNews.com – Polres Aceh Utara dengan khidmat menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 tahun 2025. Upacara dilaksanakan di Lapangan Tri Brata Mapolres Aceh Utara pada Selasa, 28 Oktober 2025, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H.

    Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema nasional: “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” sebuah tema yang secara tegas menyerukan pentingnya peran aktif generasi muda dalam menjaga dan memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan di era modern.

    Upacara peringatan ini berlangsung tertib dan penuh makna. Rangkaian kegiatan diawali dengan Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, diikuti dengan Mengheningkan Cipta yang dipimpin oleh Pembina Upacara. Kemudian, acara dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pancasila dan Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945, sebelum membacakan inti dari ikrar bersejarah, yaitu Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 (Teks Sumpah Pemuda).

    Seluruh peserta upacara bersama-sama menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”, dan setelahnya, Kapolres menyampaikan amanat sebagai Pembina Upacara. Upacara ditutup dengan menyanyikan lagu wajib nasional “Bangun Pemudi Pemuda” dan Pembacaan Doa.

    Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., menyampaikan pesan penting terkait relevansi semangat Sumpah Pemuda di masa kini. Beliau menekankan bahwa Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang harus terus dijaga nilai-nilainya, terutama semangat persatuan di tengah keberagaman.

    Kapolres menjelaskan bahwa tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” mengandung makna yang mendalam, di mana kata “bergerak” adalah ajakan agar para pemuda tidak boleh berpuas diri atau terjebak dalam zona rutinitas, melainkan harus berinovasi, bertindak, dan berkontribusi nyata untuk masyarakat dan bangsa.

    Kapolres juga menyoroti perbedaan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, di mana musuh terbesar kini berwujud tantangan moral, tantangan identitas, penyalahgunaan narkoba, serta tantangan untuk tidak malas dan tidak apatis.

    Beliau berpesan kepada seluruh personel dan peserta upacara untuk menjaga persatuan, tidak mudah terpecah oleh hoaks atau adu domba di media sosial. Selain itu, Kapolres mengajak semua pihak untuk mewujudkan janji Sumpah Pemuda melalui kerja, karya, dan prestasi yang positif, serta menjunjung tinggi etika dan adab dalam berkomunikasi.

    Mengakhiri amanatnya, Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Aceh Utara untuk bertekad: “Bersatu, Bergerak, dan Wujudkan Kejayaan Indonesia,” seraya menerapkan nilai-nilai perjuangan tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Red)

  • Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

    Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Lhokseumawe. GSNews.com – Muhammad Adam resmi dipercaya menakhodai Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam Musyawarah Besar (Mubes) Alumni yang digelar di Aula Rektorat kampus, Senin (9/3/2026). Mubes tersebut dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan dan daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus merumuskan arah baru organisasi alumni agar […]

  • Kemenangan yang Dihantarkan Doa dan Air Sumur, Syarifuddin Resmi Pimpin Alue Ketapang

    Kemenangan yang Dihantarkan Doa dan Air Sumur, Syarifuddin Resmi Pimpin Alue Ketapang

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Aceh Utara, GMSNews.com — Warga Gampong Alue Ketapang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menutup pesta demokrasi tingkat desa dengan penuh haru dan sukacita. Pemilihan Geuchik (Kepala Desa) yang digelar pada Selasa (14/10/2025) berlangsung aman, tertib, dan sarat makna kebersamaan. Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong ke meunasah untuk menyalurkan hak pilih. Dua calon Geuchik tampil dalam kontestasi […]

  • Polres Aceh Utara Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Tidak Perlu Panic Buying BBM

    Polres Aceh Utara Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Tidak Perlu Panic Buying BBM

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 231
    • 0Komentar

    LHOKSUKON. GMSNews.com – Polres Aceh Utara mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying di tengah beredarnya isu keterbatasan BBM yang dikaitkan dengan konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan […]

expand_less