Lapas Narkotika Langsa Salurkan Bantuan Jilbab untuk Korban Banjir, Warga Sambut Haru
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Langsa, GSN.COM – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan. Kali ini, Lapas Narkotika Kelas IIB Langsa turun langsung ke Desa Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, untuk menyalurkan bantuan berupa jilbab kepada masyarakat, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari program kemanusiaan yang diinisiasi oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membantu warga yang masih berada dalam masa pemulihan pascabanjir.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Langsa, Anggit Yongki Setiawan, yang didampingi oleh Kasubag Tata Usaha Suko Wibowo serta Kaur Umum Dodi Hardimas. Mereka menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga, khususnya kaum perempuan dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Menurut Anggit, bantuan jilbab tersebut merupakan amanah dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang telah melalui proses koordinasi dengan berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Aceh sebelum disalurkan kepada masyarakat.
“Bantuan ini mungkin tidak besar nilainya, tetapi kami berharap dapat benar-benar bermanfaat bagi ibu-ibu dan adik-adik selama masa pemulihan,” ujarnya di sela kegiatan.
Suasana penyaluran berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga terlihat antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Kehadiran petugas Lapas di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa institusi pemasyarakatan tidak hanya berperan dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Selain membantu kebutuhan sandang, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat negara dan masyarakat. Di tengah kondisi pascabencana, kehadiran bantuan seperti ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menumbuhkan semangat pemulihan bagi warga terdampak.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar