Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Daerah » Seba serbi » Malam Berdarah di Seunuddon, Ibu dan Anak Diserang Pria Bersenjata Tajam di Dalam Rumah

Malam Berdarah di Seunuddon, Ibu dan Anak Diserang Pria Bersenjata Tajam di Dalam Rumah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LHOKSUKON, GSN.COM –  Peristiwa penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap seorang ibu dan anak terjadi di sebuah rumah di Gampong Simpang Empat, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Rabu malam (8/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, pelaku bersama dua korban harus dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Seunuddon Iptu Edi Suparman mengatakan, pelaku diketahui bernama Abizar (24), seorang pria tuna rungu-wicara. Sementara korban yakni Nurhanifah (37) dan anaknya, Bintang Zaki Almunawwarrah (12).

Iptu Edi Suparman menjelaskan, peristiwa bermula saat pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban pada Rabu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Kehadiran pelaku kemudian diketahui oleh Nurhanifah yang berada di dalam rumah.

“Pelaku yang diketahui masuk ke rumah korban langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur,” ujar Iptu Edi.

Saat kejadian berlangsung, anak korban Bintang Zaki Almunawwarrah melihat ibunya diserang. Ia kemudian mengambil sebilah pedang yang tersimpan di dinding rumah dan berusaha melawan pelaku dengan menyerang beberapa kali.

Namun dalam perkelahian tersebut, pelaku sempat membalas dengan menusuk Bintang Zaki di bagian rusuk sebelah kiri sebanyak satu kali. Setelah terkena tusukan, anak korban langsung keluar rumah sambil meminta pertolongan dan memberitahukan kejadian tersebut kepada ayahnya, Samsul Bahri, yang sedang berada di warung kopi sekitar 300 meter dari rumah.

Mendapat kabar tersebut, Samsul Bahri bersama sejumlah warga segera menuju rumah. Setibanya di lokasi, ia mendapati istrinya masih bergelut dengan pelaku. Warga kemudian membantu melerai dan mengamankan pelaku.

Akibat kejadian itu, Nurhanifah mengalami luka tusuk di bagian perut sebanyak empat kali, satu luka di bagian dada, serta satu luka di lengan kanan. Sementara Bintang Zaki mengalami luka tusuk di bagian rusuk sebelah kiri.

Sedangkan pelaku Abizar juga mengalami luka sayat di tangan kanan serta luka bacok di lengan kiri akibat perlawanan korban.

“Ketiga orang tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat ini kondisi mereka masih dalam penanganan medis,” jelas Iptu Edi.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif penyerangan tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian juga telah mengamankan pelaku guna proses hukum lebih lanjut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pengendalian Harga Beras Sidak Pasar Lhoksukon, Pastikan Harga Sesuai HET

    Satgas Pengendalian Harga Beras Sidak Pasar Lhoksukon, Pastikan Harga Sesuai HET

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 35
    • 0Komentar

    LHOKSUKON, GMSNews.com – Dalam upaya menjaga stabilitas dan pengendalian harga bahan pokok di wilayah Aceh Utara, Subdit I Indagsi Reskrimsus Polda Aceh didampingi Satreskrim Polres Aceh Utara bersama Satgas Pengendalian Harga Beras Daerah Aceh serta dinas terkait Pemkab Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras di pasar terpadu Kota Lhoksukon, Jumat (24/10). Kegiatan dipimpin Kasubdit […]

  • Kemenangan yang Dihantarkan Doa dan Air Sumur, Syarifuddin Resmi Pimpin Alue Ketapang

    Kemenangan yang Dihantarkan Doa dan Air Sumur, Syarifuddin Resmi Pimpin Alue Ketapang

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Aceh Utara, GMSNews.com — Warga Gampong Alue Ketapang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menutup pesta demokrasi tingkat desa dengan penuh haru dan sukacita. Pemilihan Geuchik (Kepala Desa) yang digelar pada Selasa (14/10/2025) berlangsung aman, tertib, dan sarat makna kebersamaan. Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong ke meunasah untuk menyalurkan hak pilih. Dua calon Geuchik tampil dalam kontestasi […]

  • Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Saluran Pembuangan di Baktiya

    Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Saluran Pembuangan di Baktiya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 241
    • 0Komentar

    LHOKSUKON. GMSNews.com – Seorang bocah berusia 7 tahun bernama Iqbal ditemukan meninggal dunia di saluran pembuangan di Dusun Peutuwah Leman, Gampong Meunasah Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Jumat malam (6/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H melalui Kapolsek Baktiya Iptu Agus Maulizar menyampaikan bahwa pihak kepolisian […]

  • Kobarkan Semangat Persatuan, Polres Aceh Utara Gelar Upacara Peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda

    Kobarkan Semangat Persatuan, Polres Aceh Utara Gelar Upacara Peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kobarkan Semangat Persatuan, Polres Aceh Utara Gelar Upacara Peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda

    LHOKSUKON,GMSNews.com – Polres Aceh Utara dengan khidmat menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 tahun 2025. Upacara dilaksanakan di Lapangan Tri Brata Mapolres Aceh Utara pada Selasa, 28 Oktober 2025, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H.

    Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema nasional: “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” sebuah tema yang secara tegas menyerukan pentingnya peran aktif generasi muda dalam menjaga dan memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan di era modern.

    Upacara peringatan ini berlangsung tertib dan penuh makna. Rangkaian kegiatan diawali dengan Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, diikuti dengan Mengheningkan Cipta yang dipimpin oleh Pembina Upacara. Kemudian, acara dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pancasila dan Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945, sebelum membacakan inti dari ikrar bersejarah, yaitu Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 (Teks Sumpah Pemuda).

    Seluruh peserta upacara bersama-sama menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”, dan setelahnya, Kapolres menyampaikan amanat sebagai Pembina Upacara. Upacara ditutup dengan menyanyikan lagu wajib nasional “Bangun Pemudi Pemuda” dan Pembacaan Doa.

    Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., menyampaikan pesan penting terkait relevansi semangat Sumpah Pemuda di masa kini. Beliau menekankan bahwa Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang harus terus dijaga nilai-nilainya, terutama semangat persatuan di tengah keberagaman.

    Kapolres menjelaskan bahwa tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” mengandung makna yang mendalam, di mana kata “bergerak” adalah ajakan agar para pemuda tidak boleh berpuas diri atau terjebak dalam zona rutinitas, melainkan harus berinovasi, bertindak, dan berkontribusi nyata untuk masyarakat dan bangsa.

    Kapolres juga menyoroti perbedaan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, di mana musuh terbesar kini berwujud tantangan moral, tantangan identitas, penyalahgunaan narkoba, serta tantangan untuk tidak malas dan tidak apatis.

    Beliau berpesan kepada seluruh personel dan peserta upacara untuk menjaga persatuan, tidak mudah terpecah oleh hoaks atau adu domba di media sosial. Selain itu, Kapolres mengajak semua pihak untuk mewujudkan janji Sumpah Pemuda melalui kerja, karya, dan prestasi yang positif, serta menjunjung tinggi etika dan adab dalam berkomunikasi.

    Mengakhiri amanatnya, Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Aceh Utara untuk bertekad: “Bersatu, Bergerak, dan Wujudkan Kejayaan Indonesia,” seraya menerapkan nilai-nilai perjuangan tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Red)

  • Polres Aceh Utara Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Blokade Jalan Sawit di Cot Girek

    Polres Aceh Utara Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Blokade Jalan Sawit di Cot Girek

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Aceh Utara, GMSNews.com – Ratusan warga dari Kecamatan Cot Girek dan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, terus melanjutkan aksi blokade jalan keluar masuk truk pengangkut buah sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 6. Aksi protes terkait konflik agraria itu sudah berlangsung sejak Sabtu (27/9/2025) dan hingga Rabu (1/10/2025) masih berlanjut. Massa yang tergabung […]

  • Aipda Maulizar Terima Piagam Penghargaan atas Aksi Heroik Selamatkan Warga dari Banjir Bandang di Sawang

    Aipda Maulizar Terima Piagam Penghargaan atas Aksi Heroik Selamatkan Warga dari Banjir Bandang di Sawang

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle (*)
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Lhokseumawe, GSN.com – Seorang personel Kepolisian Resor Lhokseumawe dari Polsek Sawang, Aipda Maulizar, menerima piagam penghargaan atas dedikasi luar biasa dan aksi heroik dalam misi kemanusiaan saat bencana banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Sawang. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya atas keberanian Aipda Maulizar yang mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan warga yang terjebak […]

expand_less