Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Daerah » Seba serbi » Pelajar Terancam di Jalan Nasional, Warga Desak Aksi Nyata Pemerintah

Pelajar Terancam di Jalan Nasional, Warga Desak Aksi Nyata Pemerintah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aceh Utara, GSN.COM – Keselamatan siswa di kawasan pendidikan Kecamatan Baktiya menjadi sorotan. Warga dan wali murid mendesak pemerintah segera memasang zebra cross serta perlengkapan keselamatan jalan di ruas jalan nasional Banda Aceh–Medan tepatnya di depan SD Negeri 1 Baktiya dan SMP Negeri 2 Baktiya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, arus lalu lintas pada jam masuk dan pulang sekolah sangat padat. Kendaraan roda dua maupun roda empat melintas dengan kecepatan tinggi, bahkan sebagian pengendara disebut ugal-ugalan meski sudah ada penjagaan dari pihak sekolah dan bantuan personel kepolisian setempat.

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di depan gerbang sekolah, melibatkan siswa maupun orang tua yang mengantar jemput. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terlebih karena belum adanya fasilitas penyeberangan resmi seperti zebra cross atau polisi tidur.

“Setiap pagi dan siang, anak-anak harus menyeberang jalan nasional yang ramai tanpa perlindungan memadai. Kami khawatir keselamatan mereka,” ujar salah satu wali murid di kawasan Keude Alue Ie Puteh. Kamis, (9/4/2026).

Masyarakat setempat berharap dinas terkait, khususnya instansi perhubungan dan pekerjaan umum, segera mengambil langkah konkret. Selain zebra cross, warga juga meminta pemasangan rambu peringatan, marka jalan, serta pengaturan lalu lintas di titik rawan, termasuk di simpang menuju SMA setempat.

Desakan ini dinilai penting mengingat jalan tersebut merupakan jalur lintas nasional dengan volume kendaraan tinggi setiap harinya. Tanpa intervensi cepat, potensi kecelakaan dikhawatirkan terus meningkat dan mengancam keselamatan pelajar.

Warga Keude Alue Ie Puteh berharap pemerintah daerah segera merespons aspirasi ini demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib bagi generasi muda.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pererat Silaturahmi, DPC PDI Perjuangan Aceh Utara Santuni Puluhan Anak Yatim

    Pererat Silaturahmi, DPC PDI Perjuangan Aceh Utara Santuni Puluhan Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 174
    • 0Komentar

    LHOKSUKON. GSN.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Aceh Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus menyantuni puluhan anak yatim di Ghataf Cafe, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (18/3/2026). Agenda ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antar pengurus di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus harian, termasuk sekretaris dan […]

  • Krisis Air Bersih 5 Bulan, Warga Alue Bili Geulumpang Desak Pemerintah Segera Bertindak

    Krisis Air Bersih 5 Bulan, Warga Alue Bili Geulumpang Desak Pemerintah Segera Bertindak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 103
    • 0Komentar

    ACEH UTARA, GSN.COM 4 April 2026 – Krisis air bersih berkepanjangan melanda masyarakat Gampong Alue Bili Geulumpang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Sudah lima bulan terakhir, suplai air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak kunjung normal, membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Dalam kondisi tersebut, air hanya mengalir sekitar dua kali selama lima […]

  • Bupati Ayah Wa Minta Pusat Segera Perbaiki 18 Ribu Hektar Sawah Rusak Akibat Bencana

    Bupati Ayah Wa Minta Pusat Segera Perbaiki 18 Ribu Hektar Sawah Rusak Akibat Bencana

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 149
    • 0Komentar

    ACEH UTARA, GSN.COM — Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil, SE., MM., atau yang akrab disapa Ayah Wa berharap Pemerintah Pusat untuk segera memulihkan 18.000 hektar lahan sawah yang mengalami kerusakan akibat banjir besar November 2025 lalu. Hal ini disampaikan Ayah Wa demi menjaga ketahanan pangan daerah yang kini terancam lumpuh. Hal itu disampaikan […]

  • Kapolres Lhokseumawe Ahzan Ajak Wartawan Sampaikan Kritik Membangun demi Peningkatan Pelayanan Polri

    Kapolres Lhokseumawe Ahzan Ajak Wartawan Sampaikan Kritik Membangun demi Peningkatan Pelayanan Polri

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 135
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE, GSN.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Kepolisian Resor Lhokseumawe dengan insan pers, Selasa (10/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di Cafe Stekko.id ini juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Lhokseumawe, Ahzan, bersama […]

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar
  • Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

    Hendra Yuliansyah Puji Kepemimpinan Ayahwa: Langkah Cepat Bupati Aceh Utara Dinilai Kunci Redam Konflik Lahan dengan PTPN IV

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Mul.BB
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat menilai keputusan Bupati Ismail A. Jalil (Ayahwa) melakukan pengukuran ulang HGU PTPN IV sebagai langkah konkret berpihak pada petani. ACEH UTARA | GMSNews.com—Di tengah membaranya isu konflik agraria antara petani dan PTPN IV Regional Enam di wilayah Cot Girek, Langkahan, dan Pirak Timu, suara dukungan datang […]

expand_less